Tampilkan postingan dengan label renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label renungan. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 September 2012

Hidup Penuh Harap "to be better"



Menjalani kehidupan tidak semudah membalikkan telapak tangan. Oleh karena itu, senantiasa memanjatkan do'a kepada Sang Khaliq (Allah SWT) agar diberikan yang terbaik menurut-Nya.

Ada beberapa larik yang dapat dijadikan renungan agar jangan salah dalam memohon petunjuk kepada Allah SWT.
  • Berharaplah engkau mendapatkan seseorang yang suka memberi nasehat baik padamu, bukan terhadap seseorang yang hanya bersikap baik ketika ada di depanmu.
  • Berharaplah engkau mendapatkan seseorang mampu memberi semangat disaat dirimu terjatuh, bukan kepada seseorang yang bisanya hanya menyalahkan atas kegagalanmu.
  • Berharaplah engkau mendapatkan seseorang yang mampu membimbingmu, bukan kepada seseorang yang justru akan menjerumuskanmu.
  • Berharaplah engkau mendapatkan seseorang yang mampu memahamimu, bukan terhadap orang yang hanya berkata-kata manis di depanmu.
  • Berharaplah engkau mendapatkan seseorang yang bisa mengingatkan disaat engkau khilaf, bukan terhadap orang yang membiarkan dirimu dalam kelalaian.
  • Berharaplah engkau mendapatkan seseorang yang mampu menerimamu apa adanya, bukan terhadap orang yang menyukaimu karena ada apa-apanya.
  • Dan berharaplah engkau mendapatkan seseorang yang mampu membawamu semakin dekat kepada-Nya, bukan terhadap seseorang yang justru membuatmu menjauh kepada-Nya.
  • Itulah sepantas-pantasnya CALON IMAM yang akan mampu membawamu membangun sebuah keluarga yang bahagia penuh ketentraman menuju Ridha-Nya".

Sebuah Renungan by Ktika Qalbu Bertasbih

Rabu, 29 Februari 2012

Sebuah Renungan

“Assalamu’alaikum Ukhti…”

Bagaimana kabar imanmu hari ini? Semoga hatimu masih dalam tuntunan dan Rahmat-Nya.
 

Ukht… Jika kamu selalu murung dan menyesali apa yang tengah melandamu saat ini, mungkinkah kamu bisa saja disebut sebagai hamba-Nya yang kurang bersyukur???
Ukhti… engkau adalah gadis belia yang cantik dan manis, keinginanmu untuk menikah adalah atas izinnya, tapi satu hal yang selalu kita lupa ukht… apa yang menjadi Izin-Nya tak berarti menjadi Ridho-Nya. Jangan ukhti… jangan engkau selalu meratapi dan menyesali apa yang telah berlaku dalam hidupmu, Allah punya rencana indah di atas rencana. Apa yang kamu alami sudah menjadi Rencana-Nya, dan di atas Rencana-Nya, Allah mempunyai Rencana lain untukmu ukhti. Sadarilah bahwa Allah Subhaanahu wa ta’ala adalah sebaik-baiknya Dzat Perencana.

“Dan berencanalah kalian, Allah membuat rencana. Dan Allah sebaik-baik perencana.” (Ali Imran: 54)

Cinta memang terkadang membuat kita lupa akan Kebesaran-Nya, taukah kau ukhti…
Cinta yang Hakiki adalah cinta karena-Nya, jika cinta dalam hatimu datang semata-mata karena-Nya, engkau pun harus ikhlas meninggalkan cinta semata-mata karena-Nya. Cinta yang suci itu cinta yang tak pernah tersentuh oleh “cinta” sebelum cinta itu menjadi kehalalan bagi penikmatnya, sekalipun cinta itu hanya ada dalam kata-kata.  Bisa jadi apa yang engkau alami saat ini adalah sebuah teguran sebagai bentuk rasa Cinta-Nya terhadapmu Ukhti. 


Mungkin selama ini engkau lupa bahwa apa yang kau jalani bersama seseorang yang engkau kagumi bukanlah sebuah tindakan yang di-Ridhai-Nya. Dan Allah sedang memberikan Petunjuk-Nya kepadamu… “Maka Allah menyesatkan kepada siapa saja yang Dia kehendaki, dan memberikan petunjuk kepada siapa saja yang Dia kehendaki… (QS. Ibrahim: 4)

Ukhti mungkin engkau akan bertanya-tanya atas ujian yang melanda hatimu saat ini. Kenapa engkau diuji?? Allah telah menjawab dalam Al-Qur’an ukht:  “Apakah manusia itu mengira bahawa mereka dibiarkan saja mengatakan; “Kami telah beriman,” sedangkan mereka tidak diuji? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang yang benar dan, sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.” – (QS. Al-Ankabut ayat 2-3)

Dan jika engkau bertanya: Mengapa aku tak dapat apa yang aku idam-idamkan?
Allah juga telah menjawab dalam Al-Qur’an: “Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.” – (QS Al-Baqarah ayat 216)
Sungguh Maha Benar Allah atas segala Firman-Nya. Bersyukurlah ukhti, karena itu kunci pembuka Rahmat-Nya, Allah sedang mengetuk hatimu, lihatlah bagaimana Allah sangat mencintaimu ukht, Allah sedang memanggilmu untuk segera kembali ke jalan yang di-Ridhai-Nya.

Ukhti… sungguh aku mencintaimu karena Allah…
Aku menorehkan pesan ini kepadamu karena Allah
Aku melihat keberadaanmu karena Allah…
Dan kita dipertemukan karena Allah, Insya Allah…
“Wassalamu’alaiki yaa Ukhti”
"Sebuah kutipan yang sarat akan pelajaran dalam menata kehidupan yang fana".
Sumber: http://www.dakwatuna.com/2012/02/19002/cinta-taaruf-mu-salah-langkah/#ixzz1np7Sg4RM